PADANG - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar secara resmi  mengalirkan tenaga listrik ke 9 desa di Sumatera Barat, Rabu (29/4). Pasokan listrik ini untuk  menerangi sekitar 303 kepala keluarga (KK) di desa-desa tersebut.

Peresmian listrik desa ini dilaksanakan melalui video conference interaktif oleh GM PLN UIW Sumbar, Bambang Dwiyanto. Di lokasi berbeda ada Dinas ESDM Sumbar yang diwakili Kabid Energi dan Ketenagalistrikan Helmi Heriyanto , Bupati Solok H. Gusmal, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, Bupati Limapuluh Kota  Irfendi Arbi, Bupati Agam H. Indra Catri, perwakilan dari Kabupaten Pesisir Selatan, Executive Vice President Perencanaan Regional Sumatera Budi Pangestu, General Manager PLN UIW Sumbar dan para pimpinan UP3 dan ULP PLN di Sumbar.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat diwakili Kabid  Energi dan Ketenagalistrikan Helmi Heriyanto, menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi PLN dengan tetap aktif menerangi desa-desa yang tersebar di seluruh penjuru Sumatera Barat.

“Dinas ESDM sangat berterimakasih atas jerih payah yang dilakukan PLN guna melistriki daerah-daerah tertinggal di seluruh Sumbar. Apalagi saat bangsa ini sedang berjuang melawan pandemi Covid-19 seperti sekarang, sangat membatasi kita dalam berakitivitas. Sungguh sebuah dedikasi yang luar biasa dari PLN.” Tutur Helmi

Executive Vice President Pengembangan Regional Sumatera, Budi Pangestu menyatakan pihaknya masih akan merealisasikan desa berlistrik di beberapa wilayah lain di Provinsi Sumatera Barat. Budi juga mengajak seluruh stakeholder untuk ikut bersinergi dalam mewujudkan 100% desa berlistrik tersebut.

“Rasio Desa berlistrik Sumatera Barat adalah sebesar 99,22% dan RE PLN sebesar 97,95% dan RE Total sebesar 98,50% menuju 100%. Untuk mewujudkan mimpi besar kita bersama tersebut, PLN mengajak dukungan Bapak Gubernur beserta seluruh jajaran pimpinan untuk bersinergi”. Ujar Budi

General Manager PLN UIW Sumbar, Bambang Dwiyanto menyatakan, PLN  akan tetap melaksanakan tugas seperti biasanya tanpa terhalang situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang. “Situasi pandemi Covid-19 tidak menghalangi kami menuntaskan kewajiban kami. Kami telah diberikan amanah oleh negara untuk melistriki seluruh pelosok tanah air. Oleh karenanya itu, usaha kami dalam melistriki ini akan terus berlanjut hingga seluruh lapisan masyarakat bisa mendapatkan listrik yang prima.” tutur Bambang.

Sahniar, salah satu warga Desa Manggopoh menyampaikan terimakasih kepada PLN atas dedikasinya melistriki desanya. Sahniar dan warga lainnya menjadi bisa ikut merasakan manfaat stimulus Covid-19  dari pemerintah berupa listrik gratis dan potongan 50% tagihan listrik.

“Terima kasih PLN. Dulu kami kesulitan mendapatkan listrik, sekarang sudah ada listrik dan bisa merasakan program listrik gratis dari pemerintah. Saya jadi dipermudah dalam hidup sehari-hari.” ujar Sahniar

Sembilan desa yang beruntung tersebut antara lain, Desa Tiku Limo Jorong dan Manggopoh (Agam),Tanjung Balik Sumiso dan Surian (Kab.Solok), Malakopak dan Bulasat (Kepulauan Mentawai),  Inderapura (Pesisir Selatan), Sungai Naniang dan Andiang (Limapuluh Kota).

PLN membangun total 62,03 kms Jaringan Tegangan Menengah (JTM), 43,75 kms Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dan 16 gardu berkapasitas total 1100 kVA yang tersebar di daerah-daerah tersebut. (sp)
 
Top