PADANG - Pandemi virus corona atau Covid-19 di Sumatera makin banyak memangsa masyarakat. Hingga Minggu (26/4) sudah 102 yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 tersebut.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno memutuskan menutup semua pintu masuk ke Sumatera Barat. Setidaknya ada 10 pintu masuk wilayah Sumbar yang selama ini dimanfaatkan untuk keluar masuk daerah ini. Hal itu dilakukan guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di Sumbar.

“Mulai Senin, 27 April ini sebanyak 10 pintu masuk ke Sumbar ditutup dan dijaga 24 jam oleh aparat kepolisian dan TNI,” kata Gubernur  Irwan Prayitno, usai meninjau posko perbatasan Sumbar dan Jambi, Minggu (25/4).

Bagi Irwan, tidak ada lagi toleransi bagi siapa pun yang memasuki Sumatera Barat. Tidak diperbolehkan orang masuk dan keluar  Sumatera Barat selama masa PSBB,  dari 27 April hingga 31 Mei mendatang.

Gubernur menjelaskan, landasan hukum penutupan wilayah tersebut sesuai Permenhub RI Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Masa Mudik Lebaran Tahun 2020. Permenhub tersebut diterapkan sejak Jumat (24/4) hingga 31 Mei 2020 mendatang. Aturan itu bisa diperpanjang tergantung kebijakan dari pusat.

Gubernur menyampaikan, bagi pengendara yang nekat tetap masuk atau keluar Sumbar maka kendaraannya akan disuruh putar balik. Dalam hal ini,  termasuk perantau yang pulang kampung. 

"Untuk itu, urungkanlah niat perantau untuk pulang dulu. Tunggu situasinya sudah mulai membaik," pinta dia. (sp)
 
Top