Nasrul Abit. 

PADANG - Bulan Ramadhan 1441 H tinggal sekitar tiga minggu lagi. Sementara wabah Covid-19 hingga kini masih terus berlangsung. Atas kondisi itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyarankan masyarakat untuk menunaikan Shalat Tarawih di rumah masing-masing.

"Kita tidak tahu kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir. Semoga saja saat Ramadhan tiba, wabah ini bisa diatasi pemerintah, dan masyarakat kita bisa beribadah dengan tenang," kata Wakil Gubernur Nasrul Abit saat video conference yang difasilitasi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Barat via aplikasi Zoom, Jumat (3/4).

Akan tetapi, menurut Wagub,  jika wabah ini terus berlanjut, maka masyarakat disarankan menunaikan Shalat Tarawih di rumah saja. Ini sebagai antisipasi penularan virus Covid-19 agar tidak meluas.

Shalat Tarawih berjamaah di masjid seperti saat Ramadhan-Ramadhan sebelumnya tidak memungkinkan buat dilaksanakan karena hingga saat ini perkembangam virus corona atau covid-19 di Sumatera Barat masih cenderung meningkat.

"Jadi, kami dari provinsi menyarankan, jika wabah virus ini masih seperti sekarang, agar tarawih di rumah saja. Tarawih kan sunat, dan kita sedang menghadapi wabah," kata Nasrul Abit.

Pemprov  meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar agar memberikan dukungan lewat fatwa supaya pelaksanaan Shalat Tarawih pada Ramadhan kali ini dilakukan di rumah masing-masing. Sebab itu adalah ranah MUI.

Dikatakannya, pelaksanaan Shalat Tarawih dilakukan berjamaah dan di masjid masih sangat riskan terhadap penularan virus corona. Terlebih sampai saat ini belum ada ditemukan obat mujarab buat membasmi dan menyembuhkan dari Covid-19 . Selain meminta dukungan MUI, Nasrul juga berharap para ustad dan ustazah agar juga memberikan dukungan untuk pelaksanaan Shalat Tarawih di rumah.

Wagub Nasrul menjelaskan bila Covid-19 ini tak segera ditangani secara bersama-sama, wabah virus tersebuti diprediksi akan mencapai puncaknya pada tanggal 24, 25, 26, dan 27 Mei nanti. Yakni pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. (yy)

 
Top