PADANG - Sekitar dua bulan lamanya berstatus zona hijau, kini Kota Sawahlunto pecah rekor dengan terkonfirmasinya satu warga setempat positif virus Covid-19. Dengan demikian, status Sawahlunto  berubah menjadi zona kuning.

Pemerintah setempat pun mengambil langkah untuk menutup semua sekolah sampai waktu yang belum ditentukan. Selain itu pemerintah Sawahlunto juga melakukan tracking dan tracing serta swap test kepada masyarakatnya.

"Dengan adanya satu kasus positif di Sawahlunto, kini status daerahnya masuk zona kuning," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal dalam rilisnya, Selasa (28/7) sore.

Dijelaskannya, dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, setelah 20 minggu masa status tanggap darurat pandemi Covid-19 diberlakukan, kategori daerah berdasarkan zona. Daerah dengan zona oranye adalah Kabupaten Solok. 

Zona kuning ada 13 kapubaten/kota, yakni Kota Kota Padang, Bukittinggi, Kota Solok, Padang Panjang, Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Sawahlunto. Sedangkan daerah kategori zona hijau ada 5 yakni Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Solok Selatan.

Sementara itu, hingga Selasa ini total pasien positif Covid-19 di Sumbar berjumlah 874 orang.  Jumlah sebanyak itu setelah adanya penambahan kasus baru 5 orang pada hari ini. Sedangkan pasien sembuh bertambah 4 orang, sehingga totalnya menjadi 743 orang. (sp)
 
Top