PADANG - Kasus Covid-19 di Sumatera Barat, kembali meningkat. Hari terjadi pertambahan pasien positif sebanyak 12 orang. Ita Padang masih menjadi 'penyumbang' terbanyak.

Informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Sabtu (25/7) sore, terkonfirmasinya 12 orang positif Covid-19 dari 602 spesimen yang diperiksa Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso.

Dengan tambahan 12 orang positif tersebut, maka total sampai hari ini telah 864 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. "Terjadi penambahan 12 orang positif. Sembuh bertambah 13 orang, sehingga total sembuh 730 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal.

Dari  864 orang yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 tersebut, 46 orang di antaranya dirawat pada  berbagai rumah sakit, 40 orang menjalani isolasi mandiri, 15 orang isolasi BPSDM. "Meninggal dunia 33 orang dan sembuh 730 orang," kata Jasman menjelaskan.

Adapun 12 orang positif itu berasal dari Kota Padang 8 orang, Kanupaten Agam 1 orang, Kota Bukittinggi 1 orang, Kita Solok1 orang dan Kabupaten Dharmasraya 1 orang. Rinciannya adalah sebagai berikut:

Kota Padang

1. Wanita 30 tahun, warga Kampuang Jua, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan dirawat di Semen Padang Hopital.

2. Wanita 29 tahun, warga Gunuang Sariak, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.

3. Pria 56 tahun, warga Parak Laweh, pekerjaan karyawan BUMN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.

4. Wanita 54 tahun, warga Air Tawar Timur, status IRT. Diduga terpapar dari mobilisasi keluarga (hasil survei). Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Wanita 48 tahun, warga Kubu Marapalam, pekerjaan guru. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Wanita 53 tahun, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan dosen, pulang dari Jakarta. Penanganan isoladi mandiri sementara.

7. Pria 60 tahun, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan dosen, pulang dari Jakarta. Penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Pria 43 tahun, warga Kapalo Koto, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.


Kabupaten Agam

Wanita 29 tahun, warga Gaduik, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Bukittinggi

Wanita 71 tahun, warga Ladang Laweh, status IRT. Diduga terpapar dari aktivitas keluarga dan riwayat perjalanan dari Medan. Penanganan isolasi mandiri sementara.


Kota Solok

Wanita 39 tahun, warga Nan Balimo, pekerjaan guru. Diduga terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Bukittinggi. Penanganan isolasi mandiri sementara.


Kab. Dharmasraya

Wanita 19 tahun, warga Koto Baru, status IRT. Diduga terinfeksi karena pulang dari Pasuruan. Penanganan isolasi mandiri sementara.


Pasien sembuh sebanyak 13 orang dengan rincian:

1. Pria 32 tahun, warga Lapai Kota Padang, pasien RST  Reksodiwiryo.
2. Pria 45 tahun, warga Rimbo Kaluang, Kota Padang, pasien karantina BPSDM.
3. Wanita 49 thmahun, warga Sungai Pinago Kota Payakumbuah, pasien karantina BPSDM.
4. Wanita 26 tahun, warga Alang Laweh Kota Padang, pasien karantina BPSDM.
5. Pria 20 tahun, warga Simpang Rumbio, Kota Solok, pasien karantina BPSDM.
6. Pria 40 tahun, warga Koto Tuo Kab. Limopuluah Kota, pasien karantina BPSDM.
7. Wanita 60 tahun, warga Rawang Kota Padang, pasien RSUD Rasidin Padang.
8. Pria 32 tahun, warga Sungai Sapiah, Kota Padang, pasien RSUD Rasidin Padang.
9. Wanita 18 tahun, warga Limau Manih Selatan, Padang, pasien RSUD Rasidin Padang.

10. Wanita 58 tahun, warga Gantiang Parak Gadang, Padang,  pasien RSUD Rasidin Padang.

11. Pria 78 tahun, warga Surau Gadang, Padang, pasien RSUD Rasidin Padang.
12. Wanita 27 tahun, warga Kubu Anau Kab. Agam, pasien RSUD Lubuak Basuang.
13. Wanita 44 tahun, warga Kuranji Kota Padang, pasien RSUP Dr. M. Djamil. (sp)

 
Top