PADANG - Kasus Covid-19 di Sumatera Barat terus mengalami peningkatan. Hari ini  Kamis (13/8) terjadi penambahan 42 kasus. Penyumbang angka positif terbanyak  disandang Kabupaten Tanah Datar.

Dengan adanya penambahan 42 orang tersebut, maka total kasus kini menjadi 1.257 orang.  Pasien sembuh juga bertambah 20 orang, sehingga totalnya menjadi 854 orang. Kemudian pasien meninggal bertambah 1 orang, sehingga total meninggal 37 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, dari 1.257 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Sumbar, sebanyak 137 orang di antaranya dirawat pada  berbagai rumah sakit. Kemudian isolasi mandiri 182 orang, isolasi daerah 13 orang dan isolasi BPSDM 34 orang. Pasien meninggal dunia 37 orang, sembuh 854 orang.

Dikatakan,  42 orang yang terkonfirmasi positif itu berasal dari sejumlah daerah, yakni Kabupaten Tanah Datar 13 orang, Kabupaten Agam 3 orang, Kota Solok 6 orang, Kota Payakumbuah 1 orang, Kota Padang 7 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 8 orang dan Kota Bukittinggi 4 orang. "Dari laporan kami pagi tadi terinformasikan ada warga Kota Padang Panjang positif terinfeksi Covid-19. Setelah ditracking dan ditracing, ternyata pasien tersebut bukan warga Kota Padang Panjang, melainkan warga Kabupaten Tanah Datar yang dirawat di rumah sakit Padang Panjang," terang Jasman.

Berikut rincian pasien positif masing-masing daerah :

* Kabupaten Tanah Datar 13 orang:

1. Pria 50 tahun, warga Limo Kaum, pekerjaan wiraswasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 39 tahun, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Pria 31 tahun, warga Padang Magek, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena proses tracing. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Wanita 48 tahun, warga Batipuah, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan dirawat di RSUD Padang Panjang.

5. Pria 20 tahun, warga Batipuah, status mahasiswa. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan dirawat di RSUD Padang Panjang.

6. Pria 55 tahun, warga Limo Kaum, pekerjaan karyawan BUMD. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Wanita 38 tahun, warga Rambatan, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil.

8. Wanita 89 tahun, warga Simabua, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Pria 53 tahun, warga Simabua, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Pria 46 tahun, warga Simabua, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Wanita 50 tahun, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Wanita 49 tahun, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum. Penanganan isolasi mandiri sementara.

13. Wanita 38 tahun, warga Tanjuang Ameh, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum. Penanganan isolasi mandiri sementara.


* Kabupaten Agam 3 orang:

1. Wanita 31 tahun, warga Banuhampu, pekerjaan guru. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 45 tahun, warga Tilatang Kamang, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan dirawat di RSUD Achmad Mochtar.

3. Wanita 52 tahun, warga Ampek Angkek, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.


* Kota Solok 6 orang:

1. Pria 28 tahun, warga IX Korong, pekerjaan PSC. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 33 tahun, warga Nan Balimo, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Pria 52 tahun, warga Nan Balimo, pekerjaan pedagang. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Wanita 47 tahun, warga Nan Balimo, pekerjaan pedagang. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Wanita 35 tahun, warga Aia Mati, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Anak-anak (perempuan) 6 tahun, warga Aia Mati. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

* Kota Payakumbuh 1 orang:

Wanita 61 tahun, warga Tiakar, status pensiunan guru. Diduga terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta tanggal 21 Juli 2020. Penanganan isolasi mandiri sementara.

* Kota Padang 7 orang:

1. Wanita 55 tahun, warga Surau Gadang, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 73 tahun, warga Rawang. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Wanita 50 tahun, warga Rawang, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 38 tahun, warga Indarung, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 38 tahun, warga Pengambiran, pekerjaan karyawan. Diduga terinfeksi karena pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Pria 45 tahun, warga Pengambiran, pekerjaan karyawan. Diduga terinfeksi karena pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Pria 63 tahun, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan petani. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

* Kabupaten Pesisir Selatan 8 orang:

1. Pria 36 tahun, warga Lengayang, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 25 tahun, warga Lengayang, pekerjaan honorer. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Wanita 63 tahun, warga Lengayang, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Wanita 36 tahun, warga Lengayang, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi.Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 10 tahun, warga Lengayang, status pelajar. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Anak-anak (laki-laki) 7 tahun, warga Lengayang, status pelajar. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Anak-anak (perempuan) 5 tahun warga Lengayang. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Wanita 43 th, warga Lengayang, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

* Kota Bukittinggi 4 orang:

1. Pria 21 tahun, warga Tangah Jua, status mahasiswa. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 56 tahun, warga Tangah Jua, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Wanita 15 tahun, warga Tangah Jua, status pelajar. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Wanita 49 tahun, warga Benteng Pasar Atas, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 20 orang dengan rincian:

1. Wanita 35 tahun, warga Air Tawar, Padang, pasien Semen Padang Hospital.

2. Wanita 22 tahun, warga Banda Buek, Padang, pasien Semen Padang Hospital.

3. Wanita 27 tahun, warga Gantiang Parak Gadang, Padang, pasien Semen Padang Hospital.

4. Wanita 31 tahun, warga Limau Manih, Padang, pasien karantina BPSDM.

5. Wanita 13 tahun, warga Rawang, Padang, pasien karantina BPSDM.

6. Wanita 35 tahun, warga Tanah Sirah Piai, Padang, pasien karantina BPSDM.

7. Pria 64 tahun, warga Tanah Garam Kota Solok, pasien karantina BPSDM.

8. Wanita 57 tahun, warga Tanah Garam, Kota Solok, pasien karantina BPSDM.

9. Pria 29 tahun, warga Lubuk Alung Kab. Padang Pariaman, pasien karantina BPSDM.

10. Pria 50 tahun, warga IV Koto Kab. Agam, pasien karantina BPSDM.

11. Pria 37 tahun, warga IV Koto, Kabupaten Agam, pasien karantina BPSDM.

12. Pria 60 tahun, warga IV Koto, Agam, pasien karantina BPSDM.

13. Wanita 44 tahun, warga IV Koto, Agam, pasien karantina BPSDM.

14. Wanita 25 tahun, warga Parak Laweh, Kota Pariaman, pasien karantina BPSDM.

15. Pria 56 tahun, warga IV Korong Kab. Agam, pasien karantina BPSDM.

16. Wanita 24 tahun, warga Lubeg, Padang, pasien Dinkes Padang.

17.  Wanita 62 th, warga Parak Laweh, pasien Dinkes Padang.

18. Anak-anak (laki-laki) 5 tahun, warga Lembah Segar, Sawahlunto, pasien karantina OMTC Sawahlunto.

19. Wanita 14 tahun, warga Tanah Lapang, pasien karantina OMTC Sawahlunto.

20. Wanita 14 tahun, warga Barangin, Sawahluntopasien karantina OMTC Sawahlunto.

Meninggal dunia sebanyak 1 orang, yakni:

Pria 68 th, warga Tanah Sirah, Kota Padang. Ia adalah pasien RSUD Rasidin Padang. (sp)


 
Top