PADANG - Jumlah kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat terus bertambah. Hari ini aanvka pertambahannya sebanyak 23 orang.

Dengan pertambahan sebanyak itu, maka total sampai hari ini telah 1.102 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. "Terjadi penambahan 23 orang. Sedangkan yang sembuh bertambah 5 orang, sehingga totalnya menjadi 802 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal dalam rilisnya sore tadi.

Dijelaskan, dari 1.102 orang yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 tersebut, 117 orang di antaranya dirawat pada berbagai rumah sakit. Kemudian menjalani isolasi mandiri sebanyak 106 orang, isolasi daerah 16 orang dan isolasi BPSDM 27 orang . "Meninggal dunia 34 orang dan sembuh 802 orang," kata dia.

Dari 23 orang yang terkonfirmasi positif tersebut, sebanyak 17 orang di antaranya berasal dari Kota Padang, 2 Warga Kota Solok, 1 orang dari Kabupaten Solok, 2 orang dari Kabupaten Pasaman Barat dan 1 orang dari Bukittinggi. Berikut rinciannya!

Kota Padang 17 orang:

1. Wanita 10 tahun, warga Tanah Sirah Piai, status pelajar. Diguga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 43 tahun, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan dirawat di RS Unand.

3. Wanita 21 tahun, warga Tanah Sirah Piai, status mahasiswa. Diduga  terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 20 th, warga Flamboyan Baru, status mahasiswa. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 21 tahun, warga Flamboyan Baru, status mahasiswa. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Wanita 55 tahun warga Flamboyan Baru, pekerjaan dosen. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Pria 56 tahun, warga Lubuk Lintah, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Wanita 56 tahun, warga Lubuk Lintah, pekerjaan kader Posyandu. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Pria 40 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Wanita 45 tahun, warga Alai Parak Kopi, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Pria 48 tahun, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan swasta. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Pria 21 tahun, warga Alai Parak Kopi, status mahasiswa. Diduga  terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

13. Wanita 30 tahun, warga Korong Gadang, status IRT. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

14. Bayi perempuan 7 bulan, warga Korong Gadang. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

15. Batita laki-laki 2 tahun, warga Korong Gadang. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

16. Wanita 49 tahun, warga Gurun Laweh, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta. Penanganan isolasi mandiri sementara.

17. Pria 34 tahun, warga Ulak Karang, pekerjaan tenaga kesehatan. Diduga  terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok 2 orang:

1. Pria 13 tahun, warga Sinapa Piliang, status pelajar. Diduga terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 15 tahun, warga Tanjuang Paku, status pelajar. Diduga terpapar dari aktivitas. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Solok 1 orang:

Wanita 65 tahun, warga Bukik Sundi, pekerjaan pedagang. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Pasaman Barat 2 orang

1. Pria 30 tahun, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh. Penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat.

2. Wanita 25 tahun, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN. Diduga terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh.  Penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat.

Kota Bukittinggi 1 orang:

Wanita 26 tahun, warga Parik Antang, pekerjaan guru. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 5 orang dengan rincian:

1. Pria 48 tahun, warga Mato Aia, Padang,  pasien RSUD Rasidin Padang.

2. Pria 46 tahun, warga Koto Lua, Padang, pasien RSUD Rasidin Padang.

3. Pria 31 tahun, warga Kampuang Jao,  pasien karantina BPSDM.

4. Pria 33 tahun, warga Padang Lua Kabupaten Agam, pasien karantina BPSDM.

5. Pria 43 tahun, warga Indarung, Padang,  pasien Semen Padang Hospital. (sp)


 


 
Top